MOMEN Tali Pengait Ketika Tali Bendera Merah Putih Lepas, Pelatih/Petugas Langsung Turun Tangan
1. Kejadian yang Tak Terduga di Tengah Pengibaran
Kabar Binjai MOMEN Tali Pengait Pada upacara Hari Ulang Tahun ke-76 RI di Lapangan Desa Tataba, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan—tali pengikat bendera lepas tiba-tiba saat hendak dikerek ke atas. Reaksi spontan dari pasukan pengibar (Paskibra) sangat mengagumkan: mereka tetap tenang, tidak panik, dan mampu mengatasi kegaduhan dengan sigap
2. MOMEN Tali Pengait: Pelindung Merah Putih di Juwangi
Sementara itu, di Boyolali—tepatnya di Kecamatan Juwangi—saat pengibaran hampir selesai, tali pengait bendera lepas karena disapu angin. Pasukan Paskibra berusaha menjaga bendera agar tidak menyentuh tanah, sementara lagu Indonesia Raya tetap mengalun
Bripka Suparno, anggota Polsek Juwangi, melihat kejadian tersebut dari dekat. Tanpa berpikir panjang, ia membuka sepatu dan sabuk lalu memanjat tiang setinggi sekitar 7–10 meter. Dalam kondisi angin kencang yang membuat tiang bergoyang, Suparno berhasil meraih tali, menurunkannya, dan membantu mengikatnya kembali agar bendera bisa dikerek hingga puncak tiang. Proses tersebut berlangsung mulus dan penuh tanggung jawab
Baca Juga: KEPSEK di Garut Pusing Ngaku Harus Setor Rp 30 Juta ke Dinas Pendidikan Agar Dana Revitalisasi Cair
3.MOMEN Tali Pengait Heroisme dalam Spontanitas
Kedua kisah—dari Banggai/Kabupaten Buko dan Juwangi/Boyolali—mengandung motivasi yang sama: komitmen terhadap kehormatan upacara dan sikap tanggap terhadap situasi krusial.
-
Refleks dan ketenangan menjadi kunci di Banggai—ketika insiden terjadi, Paskibra tidak panik dan mampu segera memperbaiki ikatan
-
Tindakan cepat dan berani menandakvirkan heroik Bripka Suparno yang memilih memanjat tiang di tengah angin hanya untuk memastikan Sang Merah Putih tetap berkibar
4. Makna Simbolis di Balik Insiden
-
Kesetiaan terhadap lambang nasional: Bendera Merah Putih bukan sekadar kain, melainkan simbol patriotisme dan persatuan. Insiden ini menunjukkan bahwa semangat menjaga harga diri bangsa tetap hidup, bahkan dalam situasi tak terduga.
-
Latihan dan disiplin membuahkan hasil: Tampak jelas bahwa kesiapsiagaan tim Paskibra maupun petugas keamanan datang dari latihan dan persiapan matang—meski kejadian sepelik tali lepas, mereka tetap profesional
-
Kebersamaan dalam krisis: Momen seperti ini memperlihatkan bahwa masyarakat, aparat, dan pelatih bisa bersinergi untuk memastikan upacara berjalan lancar—dimulai dari pemikiran reflektif hingga tenaga fisik ketika dibutuhkan.
Rangkuman Kejadian & Pelajaran
| Lokasi & Tahun | Insiden | Tokoh Krusial | Tindakan Sigap |
|---|---|---|---|
| Buko, Banggai (2021) | Tali pengikat bendera lepas | Paskibra | Tetap tenang, langsung berusaha memperbaiki dan mengikat kembali |
| Juwangi, Boyolali | Pengait lepas karena angin | Bripka Suparno | Memanjat tiang di tengah angin, mengambil tali, membantu pengikatan |
Akhir Kata: Inspirasi dari Salam & Aksi Nyata
Insiden-insiden ini mengajarkan bahwa ketenangan, keberanian, dan kesiapsiagaan adalah pondasi menjaga kehormatan nasional.








