Angin Kencang Rusak 49 Rumah, 177 Jiwa Terdampak di Pamekasan, Jatim
Kabar Binjai – Angin Kencang Rusak Fenomena cuaca ekstrem kembali melanda sejumlah daerah di Indonesia. Kali ini, angin kencang yang menerjang wilayah Pamekasan, Jawa Timur, mengakibatkan kerusakan pada 49 rumah dan berdampak pada 177 jiwa. Kejadian ini terjadi pada Selasa (2/2) sore, ketika hujan lebat disertai angin kencang merobohkan sejumlah rumah dan mengganggu aktivitas warga.
Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, angin kencang tersebut datang secara tiba-tiba, menyebabkan banyak rumah rusak parah, terutama di daerah pesisir dan pemukiman yang lebih terbuka. Beberapa rumah mengalami kerusakan di bagian atap, dinding, serta struktural bangunan. Selain itu, beberapa pohon tumbang menambah daftar kerusakan dan menyebabkan gangguan pada jalur transportasi.
Angin Kencang Rusak Dampak Terhadap Warga
Sebanyak 49 rumah yang rusak tersebar di beberapa desa di Pamekasan, dengan total 177 jiwa yang terdampak langsung oleh peristiwa ini. BPBD Pamekasan segera merespon dengan memberikan bantuan darurat berupa tenda pengungsian, makanan, dan obat-obatan. Sebagian warga terpaksa mengungsi sementara waktu karena rumah mereka rusak berat dan tidak aman untuk ditempati.
Salah satu warga yang terdampak, Siti Aminah (45), mengungkapkan bahwa ia dan keluarganya sedang berada di dalam rumah ketika angin kencang datang tiba-tiba. “Kami tidak sempat menyelamatkan diri, angin datang begitu cepat dan menyebabkan atap rumah kami terangkat. Alhamdulillah kami semua selamat, tapi rumah kami rusak berat,” ujarnya dengan wajah cemas.
Baca Juga: Kakek 82 Tahun di Sukoharjo Tewas Tertimpa Puing Rumah Lapuk
Penyebab dan Upaya Mitigasi
Menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), cuaca ekstrem ini dipicu oleh perubahan tekanan udara yang cukup drastis di wilayah Jawa Timur. Meskipun kejadian seperti ini tidak dapat diprediksi secara pasti, namun potensi cuaca ekstrem di musim hujan memang cukup tinggi.







